SMA Islam Al-Azhar BSD
Mukadimah PDF Cetak E-mail
( 7 Votes )
"Pendidikan memiliki makna yang sangat dalam yaitu suatu proses pensucian diri untuk menyerap Asma Allah. Hal ini sesuai dengan filosofi pendidikan Islam ”Qad aflaha man tazakkaa wa dzakarasma rabbihi fashalla” :sesungguhnya beruntunglah orang yang senantiasa membersihkan diri (berkembang) , dan dia senantiasa ingat nama Tuhan, untuk menegakkan shalat, ( Q: Surat Al A’la ayat 14 dan 15). Karenanya pendidikan harus dilakukan secara terpadu dalam metodologi, qalbu (afektif), rasio (kognitif) dan skill (psikomotor),untuk mencapai kesempurnaan yaitu merealisasikan Asma Allah dalam diri manusia.

SMA Islam Al Azhar BSD adalah lembaga pendidikan formal yang berciri khas Islam berupaya mengambil suatu peran penting untuk membantu program pemerintah dalam meningkatkan pendidikan Nasional, mengingat sangat lemahnya pendidikan di Indonesia. Ini terlihat dari standar kelulusan yang ditetapkan pemerintah saat ini yang masih sangat rendah dan juga perubahan masyarakat yang cepat akibat globalisasi, berdampak pada degradasi moral khususnya degradasi nilai- nilai Islami dari generasi muda sekarang.

Adalah sebuah tawaran terhadap pola pendidikan Islam yang dikelola secara profesional dengan Integrated Quality Control ( Kendali Mutu terpadu ) untuk menjawab keinginan masyarakat akan sebuah Lembaga Pendidikan bernafaskan Islam dan profesional dalam menghadapi tantangan zaman. Dan SMA Islam Al-Azhar BSD akan berupaya merealisasikan apa yang menjadi harapan masyarakat pada dunia pendidikan tersebut.

Keberhasilan sekolah sebagai suatu lembaga pembelajaran dapat dilihat dari kompetensi lulusannnya. Untuk saat ini yang menjadi ukuran prestasi sekolah menengah atas (SMA) yang baik adalah lulusannya (output/outcome) dapat diterima di Perguruan Tinggi yang berkualitas baik di luar negeri maupun di dalam negeri. Padahal bukan hanya itu. Tapi sejalan dengan perkembangan zaman, sekolah yang baik adalah sekolah yang mampu memaksimalkan kompetensi siswa sehingga siswa kompeten dan eksis dalam menjalani kehidupannya.

Tantangan globalisasi dan arus informasi menuntut percepatan transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Sekolah berbasis teknologi disamping sekolah berbasis life skills mutlak diperlukan adanya. Mutu sekolah merupakan persyaratan utama bagi penyelenggaraan sekolah-sekolah yang berbasis teknologi dan berbasis life skills. Karenanya Pendidikan bermutu tinggi yang memadukan keduanya yang akan melahirkan generasi bangsa yang siap bersaing dalam kompetisi global bahkan siap menjadi pelaku dunia ilmu pengetahuan dan bukan pengekor bagi bangsa-bangsa maju lainnya.

Disinilah sekolah memerlukan suatu menejemen peningkatan mutu (Total Quality Manajemen) : yaitu sekumpulan prinsip tehnik yang menekankan pada kepemimpinan, metode kuantitatif dan kualitatif, pola pikir dan pemberdayaan untuk secara terus menerus berkesinambungan meningkatkan kapasitas dan kemampuan guna memenuhi tuntutan dan kebutuhan peserta didik dan masyarakat. Sehingga terciptalah sekolah sebagai suatu sistem organik suatu sistem yang mengartikan fungsi suatu bagian tidak hanya untuk bagian itu sendiri melainkan akan berpengaruh untuk keseluruhan sistem. Setiap individu atau bagian dari sekolah harus memahami bagaimana kerjanya berpengaruh terhadap kerja orang lain, dan masing masing orang harus bekerjasama untuk meningkatkan kerja sekolah sebagai suatu sistem. Kualitas sekolah tidak akan dapat diwujudkan hanya oleh sebagian dari sistem tapi seluruh bagian dari sistem tersebut.

Harapan akan sebuah pendidikan yang bermutu akan tercapai apabila tercipta keselarasan semua komponen, karena peningkatan pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tapi tanggung jawab kita semua.
 
Allah mengangkat derajat orang-orang beriman diantara kamu dan orang-orang yang berilmu pengetahuan.
(QS Al-Mujadalah : 11)